Just another WordPress.com weblog

Profil MAN Model Manado

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Kondisi Obyektif Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Manado

MAN Model Manado terletak di kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kota Manado merupakan Ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. Sebagai Ibu kota Provinsi, Manado merupakan pusat pemerintahan, pusat perdagangan dan juga pariwisata di Sulawesi Utara. Dengan demikian Manado menjadi daerah yang banyak didatangi masyarakat dari daerah lain. Di kota Manado terdapat 4 etnis lokal antara lain : Minahasa, Sangihe Talaud, Bolaang Mongondow, dan Gorontalo. Sementara itu etnis pendatang ada beberapa etnis antara lain : Bugis (Makasar), Jawa, Padang / Minang, Ternate / Ambon dan lain-lain.
Provinsi Sulawesi Utara memiliki 9 daerah Tingkat II antara lain : Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kab. Bolaang Mongondow, Kab. Minahasa, Kab. Minahasa Utara, Kab. Minahasa Selatan, Kab. Sangihe, dan Kab. Talaud. Untuk Kota Manado terdapat 9 kecamatan antara lain : Kec. Wenang, Kec. Wanea, Kec. Sario, Kec. Tikala, Kec. Singkil, Kec. Tuminting, Kec. Mapanget, Kec. Malalayang dan Kec. Bunaken.
MAN Model Manado terletak di kecamatan Tuminting, salah satu kecamatan di Manado yang terletak di bagian Utara. Tepatnya di Jl. Hasanudin 14. Kelurahan Islam Lingkungan III. Jarak MAN Model Manado dari Pusat Kota kurang lebih 3 Km, jika dari Bandara Internasional ‘Sam Ratulangi’ Kurang lebih 10 Km. Mata pencaharian masyarakat disekitar MAN Model Manado adalah Pedagang, Wirausaha, dan Nelayan, Sesuai dengan kondisi Kota Manado yang tergolong sebagai kota pantai.
Sebagai Kota Pariwisata di Manado terdapat banyak Obyek Wisata bahkan ada yang berskala Internasional, yaitu Taman Laut Bunaken yang terletak di pulau Bunaken Kecamatan Bunaken kurang lebih 1 mil laut dari Pusat kota Manado. Karena pantai Manado merupakan Taman Laut yang memiliki karang yang indah maka pantai Manado tidak dibuat pelabuhan Kapal Besar, Pelabuhan yang ada hanya pelabuhan kecil untuk ferry penyeberangan ke Pulau-pulau kecil lain. Sementara Pelabuhan Besar untuk kapal barang dan lainnya terdapat di Kota Bitung kurang lebih 70 Km sebelah timur kota Manado.
Lokasi MAN Model Manado ini adalah ex Sekolah Cina, yang diserahkan ke Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1965. Pada awalnya digunakan untuk sekolah PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Manado Hingga Pada tahun 1992, kemudian beralih fungsi menjadi MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Manado hingga kini.
Embrio Madrasah Aliyah Negeri Model Manado adalah dari PGAN Manado yang beralih fungsi melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia No 42 Tahun 1992 tanggal 27 Januari 1992 tentang Pengalihan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Kemudian dalam perkembangannya MAN Manado terpilih bersama 35 MAN di Indonesia lainnya sebagai Madrasah Aliyah Negeri Model, melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam No. IV/PP.00.6/KEP/17A/98 tertanggal 20 Pebruari 1998 tentang Penetapan 35 Madrasah Aliyah Negeri Menjadi MAN Model.
Kepala MAN Model Manado sejak berdirinya (tahun 1992) hingga sekarang secara berurutan adalah sebagai berikut :
Tabel 1 Daftar Nama Kepala MAN Model Manado
No. NAMA KEPALA MADRASAH
PERIODE TUGAS Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7. Drs. Suwarto

Drs. H. Muh.Sukarmi
Imran Akili,S.Ag

Drs. Sjamsuddin N. Tuli
Drs. H. Abd. Rahim, M.Pd
Drs. Alex K. Usman, M.Pd

H. Mashar Kinontoa, S. Ag Tahun 1992 s/d 1995
Tahun 1995 s/d 1996
Tahun 1996 s/d 1999
Tahun 1999 s/d 2002
Tahun 2002 s/d 2006
Tahun 2006 s/d 2008
Tahun 2008 hingga sekarang
Sumber Data : Tata Usaha MAN Model Manado Juli 2010
Dalam rangka memfasilitasi kegiatan belajar mengajar di MAN Model Manado, maka penyelenggaraan pendidikan memerlukan dukungan sarana dan prasarana. Berbagai kelengkapan infra struktur serta fasilitas- fasilitas penunjang lainnya yang diperlukan untuk menerapkan sistem kurikulum tingkat satuan pendidikan di MAN Model Manado terus dikembangkan.
Tanah yang ditempati MAN Model Manado adalah tanah Milik Negara dengan Status Hak Pakai. Departemen Agama RI / Kantor Wilayah Dep. Agama Prop. Sulut sebagai pemegang Hak Pakai. Luas tanah keseluruhan sesuai dengan sertifikat adalah 10.073 m2 (termasuk KUA kec. Tuminting). Semua tanah dan halaman dipagar keliling dengan Tembok. Keadaan Bangunan Gedung Pada umumnya masih dalam kondisi baik karena sudah merupakan bangunan Baru. Pembangunan gedung baru dan Rehab terus dilakukan sejak sejak tahun 2000 hingga sekarang. Luas bangunan kseluruhan adalah 4.285 m2. Berikut ini data keadaan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di MAN Model Manado.
Tabel 2
Keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan MAN Model Manado
No.
Jenis Fasilitas Jumlah Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21. Gedung Kantor (2 Lantai) Gedung PSBB (2 Lantai) Gedung MDC (2 Lantai) Ruang Perpustakaan Ruang Laboratorium Fisika
Ruang Laboratorium Bahasa
Ruang Laboratorium Bio-Kimia
Ruang Laboratorium Komputer Ruang Ketrampilan Tata Busana Ruang Keterampilan Tata Boga Ruang Ketrampilan Mebeleir Ruang Belajar/Kelas Asrama PSBB (2 Lantai)
Asrama Putri (2 Lantai)
Asrama Putra
Masjid
Rumah Dinas Type C. 70
Rumah Dinas Type D. 50
Kendaraan Dinas Roda Empat
Lapangan Olah Raga&Lapangan Upacara
Kantin Madrasah 1 Unit = 180 m2
1 Unit = 864 m2
1 Unit = 364 m2
1 Unit = 100 m2
1 Unit = 56 m2
1 Unit = 45 m2
1 Unit = 180 m2
1 Unit = 80 m2
1 Unit = 150 m2
1 Unit = 150 m2
1 Unit = 210 m2
26 Kelas =938 m2
1 Unit = 420 m2
2 Unit = 304 m2
1 Unit = 96 m2
1 Unit = 169 m2
1 Unit = 56 m2
1 Unit = 48 m2
1 Unit (KijangExpo)
4 Unit
4 Unit

Sumber Data : Tata Usaha Man Model Manado Juli 2010
Untuk mengangkat citra Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Manado sebagai lembaga pendidikan Islam yang bermutu dan berkualitas baik dari segi proses maupun hasil pembelajaran, terutama dalam rangka mempersiapkan diri ke depan menuju ke taraf Madrasah Bertaraf Internasional (MABI), maka MAN Model Manado menetapkan VIsi, Misi, Sasaran dan Rencana Strategis sebagai berikut:
1. Visi:
Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam IMTAQ dan menguasai IPTEK serta unggul dalam olahraga dan seni.
2. Misi :
2.1 Menyiapkan calon peserta didik yang menguasai IPTEK, mempunyai daya kreasi, inovatif, dan proaktif yang tinggi, serta memiliki landasan iman dan taqwa yang kuat.
2.2 Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan profesional tenaga kependidikan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan.
2.3 Menjadikan MAN Model Manado, sebagai model dalam pengembangan pembelajaran IPTEK dan Bahasa Asing untuk meningkatkan mutu pendidikan.
2.4 Mengembangkan prestasi olah raga dan seni kepada seluruh warga MAN Model Manado.
3. Sasaran
3.1 Terciptanya kehidupan religius di lingkungan MAN Model Manado
3.2 Diterimanya ≥ 30 % lulusan MAN Model Manado pada perguruan tinggi yang berkualitas.
3.3 Diraihnya prestasi olimpiade mata pelajaran yaitu Matematika, Fisika, Biologi, Bahasa Inggris, dan Amandemen UUD 1945.
3.4 Diraihnya prestasi olahraga dan seni dalam kegiatan Porseni baik pada tingkat kabupaten/kota dan tingkat propinsi serta tingkat nasional.
4. Rencana Strategis
4.1 Meningkatkan pelayanan administrasi ketatausahaan yang prima
4.2 Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan, mutu pembelajaran serta prestasi belajar siswa
4.3 Membentuk peserta didik yang berakhlaqul karimah, berdisiplin tinggi, kreatif, inovatif sertasehat jasmani dan rohani
4.4 Menyiapkan sarana prasarana pendidikan yang berkualitas
4.5 Meningkatkan hubungan kerja sama antar civitas akademika, mitra kerja dan masyarakat
4.6 Mengatur kegiatan perayaan HARLA MAN Model, HAB Kementerian Agama, Hari hari Besar Islam dan Nasional
4.7 Melakukan kegiatan dokumentasi, publikasi dan informasi
4.8 Meningkatkan SDM yang berkualitas dan Islami
Sebagai penyelenggara pendidikan pada tingkat menengah atas di lingkungan MAPENDA Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Utara, MAN Model Manado diharapkan menjadi peletak dasar pembentukan aqidah dan akhlak Islami siswa, di samping sebagai lembaga pendidikan yang memberikan bekal ilmu pengetahuan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian MAN Model Manado memegang peranan penting dalam membentuk generasi muda yang Islami, serta sebagai aset dan harapan masyarakat muslim Sulawesi Utara untumemasukkan putra-putrinya sebagai siswa pada lembaga pendidikan ini.

              

“ Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.(Q.S :Al-Mujaadilah 11)
Keberhasilan MAN Model Manado dalam berbagai prestasi akademik dan ekstra kurikuler telah menumbuhkan antusias dan kepercayaan masyarakat yang relatif tinggi, hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah siswa baru yang mendaftar dari tahun ke tahun. Jumlah siswa MAN Model Manado pada setiap tahun pelajaran mengalami perkembangan yang cukup signifikan, hal ini ditunjukkan pada data perkembangan jumlah siswa berikut :
Tabel 3
Data Perkembangan Jumlah Siswa MAN Model Manado Tahun 2005 s/d 2010
No. Tahun Pelajaran Jumlah Siswa Yang Mendaftar Jumlah Siswa Baru Yang Diterima Total Jumlah Siswa Kelas X s/d XII
1. 2005/2006 266 250 648
2. 2006/2007 284 265 665
3. 2007/2008 305 275 685
4. 2008/2009 337 286 720
5. 2009/2010 382 304 756
6. 2010/2011 435 365 847
Sumber Data : Tata Usaha MAN Model Manado Juli 2010
Guna menunjang tercapainya tujuan pendidikan di MAN Model Manado, maka sangatlah ditentukan oleh faktor guru sebagai tenaga pendidik, baik dari segi kuantitas, kualitas maupun kinerja. Hal ini dapat dipahami karena inti dari sebuah proses pendidikan adalah adanya kegiatan belajar mengajar, yang pada proses ini gurulah yang memegang peran utama dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Berkaitan dengan tugas profesionalnya, maka seorang guru di MAN Model Manado diupayakan untuk mengajarkan mata pelajaran yang sesuai dengan bidang keahliannya berdasarkan latar belakang pendidikannya. Hal ini mempengaruhi spesifikasi pengajaran, yang kemudian akan berpengaruh pada penerapan kurikulum yang ada, yang pada gilirannya akan sangat mempengaruhi kualitas pendidikan.
Berdasarkan data keadaan guru menunjukkan bahwa komposisi guru mata pelajaran yang melaksanakan tugas mengajar di MAN Model Manado relatif sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Sebagian besar tenaga pengajar adalah guru yang telah memilki pengalaman pengajar yang cukup, bahkan sebagian besar telah bersertifikasi sebagai guru profesional. Pada umumnya guru MAN Model Manado berstatus PNS Kementerian Agama, tiga orang guru PNS DIKNAS dan terdapat beberapa orang guru berstatus GTT atau honorer. Selain tugas utama sebagai GMP (Guru Mata Pelajaran) para guru juga mendapat tugas tambahan lainnya, seperti : wali kelas, Pembina kegiatan ektra kurikuler madrasah, Pembina rumpun mata pelajaran dan lain-lain. Berikut ini adalah data keadaan guru MAN Model Manado tahun pelajaran 2010/2011.
Tabel 4
Data Keadaan Guru MAN Model Manado Tahun Pelajaran 2010/2011
No. Nama Guru Latar Pendidikan Mata Pelajaran Yang Diajarkan Tugas/Jabatan lainnya
1. H. Mashar Kinontoa, S.Ag S-1 IAIN /STAIN Bahasa Arab Kepala MAN Model
2. Drs. Simson D. Akili S-1 STKIP Gorontalo Bahasa Indonesia Kepala PSBB
3. Drs. Aminudin Kadamong S-1 IKIP (UNIMA) Ketr. Meubelair -
4. Dra. Yusni Tamuu S-1 IKIP (UNIMA) Ketr. Tata Busana Wali Kelas X-4
5. Rahayu M. Thayeb, S.Pd S-1 IKIP (UNIMA) Bahasa & Sastra Inggris Wali Kelas
X-Bilingual Class
6. Sri Suharti, M. Pd S-2 UPI Bandung Bahasa & Sastra Inggris Wali Kelas
XII-Bilingual Class
7. Suharto Demanto S-1 STKIP Gorontalo Matematika Wakamad Bid. Kurikulum
8. Drs. Samsi Bachmid S-1 IKIP /UNIMA Pend. Seni
9. Taufik Budi Raharja, S.Pd S-1 IKIP Ketr. Meubelair Wakamad Bid. Sarana Prasarana
10. Dra. Sarpin Hamsah S-1 IKIP /UNIMA Sosiologi Wakamad Bid. Humas
11. Sulianti Mamonto, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Bahasa & sastra Indonesia Wakamad Bid. Kesiswaan
12. Sitti Amirah, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Ketr. Tata Busana Wali Kelas X-3
13. Harlin P. Dewi, S.Pd S-1 IKIP Biologi Wali Kelas X-Efektif Class
14. Dra. Hosana Masihor S-1 IKIP /UNIMA Ketr. Tata Boga Wali Kelas XI IPS 2
15. Drs. Adrian Abdullah S-1 STKIP Gorontalo Akuntansi Ketua Program Studi
16. Sitti Rohani, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Ketr. Tata Busana -
17. Siti Aisah Saptori, S.Pd S-1 IKIP Ketr. Tata Boga -
18. Nurhayati Abas, M. HI S-2 UIN Alauddin Fiqh
19. Djubaidah Udin, S.Ag S-1 STAIN Bahasa Arab Wali Kelas X – 5
20. Hj. Anisyah, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Kimia -
21. Anis R. Toma, M.Pd S-2 UNIMA Manajemen Wakamad Keagamaan
22. Sukarman, M. Sc S-2 UGM Yogyakarta Fisika Wali Kelas XII – IPA 2
23. Erma Mamonto, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Geografi -
24. Mahani Rivai, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Biologi -
25. Guslaeni, S.Ag S-1 STAIN Pendidikan Agama Islam (PAI) Wali Kelas XII – IPS
26. Ajhar Ngoro, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Matematika Wali Kelas
XI – Efektif Class
27. A. Jamila Lamakarate, S. Pd S-1 IKIP /UNIMA Biologi -
28. Hj. Murniati Gandaria, S. Pd S-1 IKIP /UNIMA P P K N Wali Kelas X – 7
29. Opin Octavia Posangi, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA Fisika -
30. Wahida D, S.Pd S-1 IKIP /UNIMA P P K N -
31. Siti Khotijah, S.Ag S-1 STAIN Bahasa Arab -
32. Agustini Buchari, M. Pd S-2 UNIMA Bahasa Jepang Wali Kelas XII – Bahasa
33. R. R Utaminingsih, M. Sc S-2 UGM Yogyakarta Fisika Wali Kelas XI – IPA 2
34. Dra. Irawaty Labadjo S-1 STKIP Gorontalo Bahasa & Sastra Indonesia Wali Kelas XII – IPS 2
35. Maryam Ointu, S.Pd S-1 UNIMA Akuntansi Wali Kelas XI – IPS Efektif
36. Mohammad Azis, S.Pd S-1 UNIMA Matematika Wali Kelas XII – IPA Efektif
37. Adi Abdul R. Madas, S.Pd S-1 UNIMA Matematika Wali Kelas XI – IPS 1
38. Lastri Wahyuni Asiking, S.Pd S-1 STKIP Bahasa Inggris Wali Kelas
XI – Bilingual Class
39. Dra. Nur Khayati S-1 UMS Akuntansi Wali Kelas X – 2
40. Kartini Ponengoh, Lc S-1 Al-Azhar Mesir Bahasa Arab Wali Kelas XII-IAI
41. Roslina, S.Pd S-1 UNIMA Fisika -
42. Animar Mereh, S. Ag S-1 IAIN Gorontalo Pendidikan Agama Islam (PAI) Wali Kelas X – 6
43. Kili Suci, S. Pd
S-1 UNIMA Kimia Wali Kelas X – 1
44. Fatima Wonggo, S. PdI S-1 STAIN Pendidikan Agama Islam (PAI) Wali Kelas XI – IAI
45. Bakri Umahuk, S. Pd S-1 STKIP PGRI Bahasa Indonesia -
46. Eka S. Sugianto, S. Pd S-1 UNIMA Bahasa Inggris -
47. Retno Esty Hastuty, S. Si S-1 UNSRAT Biologi -
48. Juhria H. Ibrahim, S. Pd S-1 UNIMA Akuntansi -
49. Suhaerijah, S. Sos S-1 STISIPOL MERDEKA Sosiologi -
50. Warsini, S. Pd S-1 IKIP /UNIMA Penjaskes -
51. Anis Rugaiya, S.Ag S-1 STAIN PAI GTT /Honorer
52. Ali Thalib, S.Pdi S-1 STAIN PAI GTT/Honorer
53. Siti Zaenab Kahar, S.Pd S-1 UNIMA Ketr. Tata Boga GTT /Honorer
54. Muh. Yamin D-3 STIMIK Komputer GTT /Honorer
55. Sugeng Widadi, S. Kom S-1 STIMIK Komputer GTT /Honorer
56. Agustina Marlina D-3 UNIMA Bahasa Jepang GTT /Honorer
57. Drs. Rustam Karyanto S-1 IKIP /UNIMA Penjaskes GTT /Honorer
58. Sabrina Abdullah, S. Ag S-1 STAIN PAI GTT /Honorer

Dalam memfasilitasi seluruh kegiatan pembelajaran, baik yang bersifat intra maupun ekstra, maka bidang administrasi ketatausahaan memiliki fungsi dan peran yang sangat urgen. Keberhasilan dalam penyelenggaraan proses pendidikan tentunya tidak bisa lepas dari dukungan manajemen sekolah yang baik serta pelayananan Administrasi ketatausahaan yang prima. Oleh karena itu MAN Model Manado terus melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas SDM terhadap para pegawai tata usaha dan karyawan lainnya melalui berbagai jenis pendidikan dan pelatihan. Hal ini sebagaimana diutarakan Bpk. Hi. Mashar Kinontoa, S.Ag selaku kepala Madrasah. Berikut ini adalah data pegawai tata usaha dan karyawan yang ada di MAN Model Manado.(Hasil wawancara dengan Kepala Madrasah pada tanggal)
Tabel 5
Data Pegawai Tata Usaha dan PTT MAN Model Manado Tahun 2010
NO. NAMA PANGKAT/ JABATAN / TUGAS KET.
GOLONGAN
1. Drs. Nana Muhdiana Penata Tkt.1, KEPALA TATA USAHA
NIP.196405211992031004 III/d
2. Hj. Zurni Penata Muda STAF TATA USAHA
NIP196312121987032001 Tkt. I III/b
3. Husen Ali Penata Muda STAF TATA USAHA
NIP196408031988031003 Tkt. I III/b
4. Sarintan H. Talib, S.Pd Penata Muda Tkt.1 III/b, STAF TATA USAHA
NIP196804222006042001
5. Sholehati Penata Muda, STAF TATA USAHA
NIP196712251992032004 III/a
6. Hadijah Latada Penata Muda, STAF TATA USAHA
NIP196504081986032001 III/a
7. Djubaidah Tamapedung,STP Pengatur Muda STAF TATA USAHA/
NIP197910102005012004 Tkt. I II/b BENDAHARA
8. Hi. Gaddafi Syawie,S.S Penata Muda STAF TATA USAHA
NIP197306232006041001 III/a
9. Diany Syahfitri Narai Pengatur Tkt.1, STAF TATA USAHA
NIP198008222003122001 II/d
10. SyaifullahAbdullah,S.Kom Penata Muda STAF TATA USAHA
NIP198209222009121006 III/a
11. Zainal A. Gama Honorer STAF TATA USAHA PTT
12. Ridwan Datau Honorer PSBB PTT
13. Deysi Harun Honorer Perpustakaan PTT
14. Julianus Kaluara Honorer SATPAM PTT
15. Hamid Rahim Honorer SATPAM PTT
16. Bilal Makangiras Honorer Cleaning Service PTT
17. Yusup Makangiras Honorer Cleaning Service PTT
18. Hasan Ismail Honorer Cleaning Service PTT
19. Ading Matara Honorer Pertamanan PTT
20. Benny Budianto Honorer D R I V E R PTT
Sumber Data: Tata Usaha MAN Model Manado Juli 2010
Pembinaan Kesiswaan
Pembinaan kesiswaan di MAN Model Manado merupakan usaha, tindakan, atau kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah secara efektif dan efisien untuk mengoptimalkan potensi siswa agar tumbuh dan berkembang secara utuh dalam berbagai aspek kehidupannya, baik di sekolah maupun di luar sekolah sehingga terbentuk individu siswa yang sesuai dengan tujuan pendidikan .
Pembinaan kesiswaan secara umum dilaksanakan dengan tujuan untuk menunjang keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan MAN Model Manado, dan secara khusus adalah :
a. Memantapkan kemampuan intelektual siswa dalam menunjang keberhasilan mengikuti program kurikulum
b. Menumbuhkembangkan sikap kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi siswa untuk membina kehidupan bersama guna meningkatkan ketahanan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan
c. Menumbuhkembangkan sikap positif pada diri siswa untuk ikut serta dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran dilingkungan pendidikan guna meningkatkan pengamalan wawasan wiyata mandala yang telah dimiliki siswa
d. Memperluas wawasan keilmuan siswa melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler antara lain : meningkatkan keterampilan berbahasa asing, Meningkatkan apresiasi seni dan budaya siswa, meningkatkan kesegaran jasmani dan rohani siswa, memperluas wawasan keagamaan, membina sikap beragama, meningkatkan keterampilan dakwah keagamaan serta membina kehidupan yang Islami di lingkungan lembaga pendidikan MAN Model Manado.
Program Ekstra Kurikuler
Program ekstra kurikuler bidang akademik antara lain yaitu : menyelenggarakan Olimpiade Mata Pelajaran, cerdas- cermat, seminar, pramuka, PMR, Sispala, dll.
1. Program ekstra kurikuler bidang Seni / Budaya antara lain yaitu : Kursus Baca Tulis Al – Qur’an, MTQ siswa , Qasidah, Band, Marcing Band, Musikalisasi puisi, Teater, Mading dan Junalistik.
2. Program ekstra kurikuler bidang Olah Raga antara lain yaitu : Membentuk tim olah raga Voly, Basket, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Takraw.
3. Program ekstra kurikuler bidang Sosial dan Keagamaan antara lain yaitu : Tadzkir, Perayakan hari-hari besar Islam, Peringatan hari-hari besar nasional, Dzikir Akbar, Buka puasa bersama, Safari Ramadhan, Keputrian, Bakti Sosial, Donor darah.
Prestasi Man Model Manado
• 10 besar olimpiade Fisika se Propinsi Sulawesi Utara Tahun 2003
• Juara umum olimpiade MAFIKIBB Tingkat Madrasah se Propinsi Sulawesi Utara 2005
• Juara I Olimpiade Matematika dan Fisika Tingkat Madrasah se Propinsi Sulawesi Utara tahun 2007
• Juara I Pidato Bahasa Jepang Tingkat SMA se Kota Manado Tahun 2008
• Juara I Lomba Mading Tingkat Propinsi Sulawesi Utara Tahun 2008.
• Juara II Cerdas Cermat UUD 1945 tingkat SMA se Indonesia di Sulawesi Utara tahun 2008.
• Juara I MTQ Tingkat remaja se Sulawesi Utara tahun 2004
• Juara II Marching Band se Indonesia Timur Tahun 2006
• Juara Umum Marching Band Versi Kajurnas Prapon se Sulut Tahun 2006
• Juara I Cerdas Cermat UUD 1945 Tingkat SMA se Indonesia di Sulawesi Utara.(Mewakili Propinsi Sulawesi Utara menuju Tingkat Nasional di Jakarta Bulan Juli 2009)
• Juara I Dancer Tingkat Propinsi Sulawesi Utara tahun 2009.
• Juara III Lomba Mading Tingkat Propinsi Sulawesi Utara tahun 2009.
(Buku Panduan MAN Model Manado Tahun 2010)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) MAN Model Manado
Pengembangan KTSP merupakan hal yang sangat penting untuk menghadapi perkembangan pendidikan yang sangat cepat dan bersifat global dan kompetisi prestasi antar SMA/Madrasah khususnya di Manado dan lebih umum secara Internasional. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka perlu langkah-langkah sebagai berikut :
a. Pengembangan Silabus tiap mata pelajaran yang dilaksanakan secara mandiri dalam wadah MGMP dan dikoordinasikan oleh koordinator mata pelajaran dengan difasilitasi oleh seorang fasilitator yang mampu mentransfer ilmunya dengan menggunakan bahasa Inggris dalam rangka menuju rintisan madrasah bertaraf internasional.
b. Bersamaan dengan manajemen mutu ISO (Kebersihan Lingkungan Sekolah) 9001 : 2000, hasil-hasil audit internal dan hasil-hasil pengukuran kepuasan pelanggan dapat dijadikan sebagai bahan untuk pengembangan KTSP sesuai dengan kebutuhan sekolah/madrasah menuju madrasah bertaraf internasional.
c. Menjalin hubungan kerja sama dengan sekolah/madrasah yang lebih unggul dari bagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.
Adapun Perangkat pembelajaran yang harus disediakan antara lain adalah :
1. Analisis kurikulum
2. Program tahunan
3. Program semester
4. Silabus pembelajaran
5. Analisis indikator
6. Rencana Paket Pembelajaran
7. Model pembelajaran
8. Buku penilaian dan analisis hasil belajar siswa
9. Buku Agenda Pembelajaran
10. Buku Absen dan Jurnal Kelas
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di MAN Model Manado apabila kegiatan belajar mampu membentuk pola tingkah laku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup dan terencana dengan baik supaya dapat diterima untuk memenuhi:
1. Kebutuhan masyarakat setempat dan masyarakat global
2. Mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi perkembangan dunia global
3. Sebagai proses untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
B. Landasan
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 38 Ayat 2 dan Pasal 51 Ayat 1
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 17 Ayat 2, dan Pasal 49 Ayat 1
3. Peraturan Mendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.
4. Peraturan Mendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
5. Peraturan Mendiknas Nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan permen diknas nomor .22 dan 23.
Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut.
(1) pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan
Tabel 6
Muatan Mata Pelajaran KTSP MAN Model Manado
Komponen Alokasi Waktu (JMP)
Semester 1 Semester 2
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
a. Qur’an Hadits
b. F I g h
c. Aqidah Akhlak
d. Sejarah Kebudayaan Islam
e. Ilmu Kalam
f. Tafsir – Ilmu Tafsir
e. Bahasa Arab
2
2
1
-
2
2
2
1
-
2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4
5. Matematika 4 4
6. Fisika 2 2
7. Biologi
8. Kimia 2
2 2
2
9. Sejarah
10. Geografi
11. Ekonomi
12. Sosiologi 1
1
2
2 1
1
2
2
13. Seni Budaya 2 2
14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2
15. Teknologi Informasi dan Komunikasi
16. Ketrampilan Bahasa Asing (Bahasa Jepang) 2

2 2

2
B. Muatan Lokal (Ketrampilan Mebeleir, Tata Busana, Tata Boga) 2 2
C. Pengembangan Diri 2*) 2*)
Jumlah 43 43

B. Kriteria Ketuntasan Minimal
MAN Model Manado menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran sebagai berikut :

Tabel 7
Kriteria Ketuntasan Minimal

Mata Pelajaran Kriteria Ketuntasan Minimal
KOGNITIF dan PSIKOMOTOR /PRAKTIK
AFEKTIF
1. Pendidikan Agama
a. Qur’an Hadits
b. F I g h
c. Aqidah Akhlak
d. S K I
e. Bahasa Arab
75
75
75
70
75
B
B
B
B
B
2. Pendidikan Kewarganegaraan 75 B
3. Bahasa Indonesia 70 B
4. Bahasa Inggris 75 B
5. Matematika 70 B
6. Fisika 70 B
7. Biologi 70 B
8. Kimia 70 B
9. Sejarah 70 B
10. Geografi 70 B
11. Ekonomi 70 B
12. Sosiologi 70 B
13. Seni Budaya 70 B
14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 70

15. Teknologi Informasi dan Komunikasi 70 B
16. Ketrampilan/ Bahasa Asing 70 B
Muatan Lokal 70 B
Pengembangan Diri 70 B

Dari data yang ada, MAN Model Manado berupaya meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara bertahap.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 133 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: