Just another WordPress.com weblog

BAB III METODE PENELITIAN

3.1. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Maret 2012 sampai dengan Juni 2012 dan yang menjadi tempat atau objek penelitian adalah Bank Indonesia Cabang Manado dan melalui website Bank Indonesia http://www.bi.go.id.
3.2. Data dan Sumber Data
Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Dan sumber data yang digunakan adalah data yang berasal dari sumber internal dan merupakan data primer, yaitu data yang diperoleh dari sumber asli. Dan data primer yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan berupa laporan Laba Rugi, Neraca dan Data-data lain yang diperlukan dari setiap Bank Perkreditan Rakyat di Sulawesi Utara pada tahun 2011.
3.3. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi yaitu mengkopi, mencatat, mempelajari, dan menganalisa laporan keuangan tahunan (Anual report), dari perusahaan yang dijadikan sampel dan tersedia di situs resmi Bank Indonesia dan terdiri dari laporan Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2011.
3.4. Definisi Operasional
1. Benchmarking adalah suatu proses sistematik dalam membandingkan produk, jasa atau praktik suatu organisasi terhadap kompetitor atau pemimpin industri untuk menentukan apa yang harus dilakukan dalam mencapai tingkat kinerja yang tinggi. Dalam melakukan benchmarking, suatu organisasi membandingkan nilai-nilai tertentu (dari dalam organisasi) dengan suatu titik referensi atau standar keunggulan yang sebanding dengan tujuan menentukan langkah-langkah yang sistematik dan terarah dalam mencapi tujuan yang diharapkan
2. Rasio-rasio Benchmarking, Rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak.
3. Laporan Keuangan pada dasarya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan.
4. Potensi Pembayaran adalah salah satu langkah untuk membuktikan bahwa apa yang telah dilakukan itu sesuai dengan apa yang telah ditetapkan sebelumnya.
3.5. Metode Analisis
Metode analsis yang digunakan adalah metode analisis Deskriptif, yaitu metode yang berupaya menjelaskan antara data-data yang diperoleh dilapangan kemudian dikaji melalui teori yang telah diperoleh dan mengevaluasinya.
3.6. Teknik Analisis
Teknik analisis yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara menggunakan Rasio-rasio Benchmarking, yaitu terdiri dari :
a. Gross Profit Margin (GPM),
b. Net Profit Margin (NPM),
c. Earning Before Tax / Pendapatan Operasional (EBT/OP),
d. Biaya Operasional / Pendapatan Operasional (BO/PO)
e. Menggunakan Analisis statistic (Mean dan Median) untuk menentukan Benchmark.
Dalam pengujian kepatuhan wajib pajak dalam benchmarking yaitu dengan menguji aspek biaya usaha. Teknik analisis yang digunakan adalah :
1. Membandingkan rasio HPP/Penjualan terhadap rasio benchmark, HPP/Penjualan = 100% – GPM.
2. Membandingkan rasio biaya usaha lain/penjualan terhadap rasio benchmark dengan rasio, Biaya Usaha Lain/Penjualan = GPM – OPM.
3. Membandingkan hasil penjumlahan rasio HPP/penjualan dan Biaya Usaha Lain/Penjualan diatas dengan rasio benchmarknya.
4. Melakukan analisis terhadap hasil pembandingan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: