Just another WordPress.com weblog

laporan magang di Bank Sulut

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran
Dasar hukum dalam Praktek Kerja Magang dapat dilihat pada :
• Undang – Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi
• Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa
• Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
• Kurikulum Berbasis Kompetensi Program Studi Administrasi Bisnis FISIP UNSRAT

1.2 Latar Belakang
Magang merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa S1 jurusan Ilmu Administrasi Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Sam Ratulangi. Selain itu juga untuk memenuhi kewajiban akademik, diharapkan kegiatan magang dapat menjadi penghubung antara dunia kerja sehingga mahasiswa akan mampu menghadapi persaingan di dunia kerja.
Melihat mutu telah menjadi sorotan di dunia pendidikan baik dari dalam maupun luar negeri untuk terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu membuat dunia menjadi lebih maju dan menjadikan kehidupan yang lebih baik. Dalam rangka pengembangan dan peningkatan kegiatan masyarakat di perlukan adanya suatu kegiatan untuk melatih dan mendidik mahasiswa, diantaranya kegiatan yang sangat membangun yaitu magang. Magang merupakan suatu kegiatan kerja mahasiswa yang ditempatkan pada tempat yang berkaitan dengan bidang ilmu yang ditempuh dalam waktu tertentu.
Selain itu magang yang dilakukan dapat membantu mahasiswa agar lebih memahami bidang studi yang akan ditekuninya dan mendapatkan gambaran pengimplementasian ilmu di dunia nyata. Mahasiswa akan belajar mangatasi kesenjangan antara teori yang dapat di bangku kuliah dengan permasalahan di lapangan.

BAB II
ANALISIS TEORI

2.1. Pengertian Magang
Magang merupakan mata kuliah yang sifatmya wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi yang memuat substansi kegiatan yang sifatnya praktek kerja instansi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja dalam bidang tertentu yang berkaitan dengan rencana keahlian mahasiswa.
Dengan memadupadankan ketiga aspek pembelajaran, yakni : Kognitif, Afektif dan Psikomotorik, Eksistensi magang diharapkan dapat melengkapi atau mengenapi pengetahuan teoritis yang telah di peroleh mahasiswa di bangku perkuliahan. Sehingga, para mahasiswa tidak hanya memahami bisnis pada tataran teori saja, melainkan juga memahami dari sudut pandang yang lebih luas melalui praktek kerja magang.
Magang bertujuan untuk :
1. Menunjang kemampuan kognitif dan efektif mahasiswa, sehingga nantinya mampu menjadi competitive student, yang tidak hanya memahami ilmu dari sudut teoritis saja, namun juga dari sudut pandang praktek.
2. Meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemampuan psikomotorik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik jurusan Ilmu Administrasi program studi Administrasi Bisnis dalam mengaplikasi pengetahuan kognitif yang telah diproses mereka di bangku perkuliahan.
3. Memperkenalkan dan mempersiapkan sejak dini kemampuan mahasiswa akan realitas dunia kerja khususnya di instansi, sehingga nantinya setelah lulus mahasiswa mampu bersaing dengan lulusan Universitas lainnya.

2.2. Tahap Pelaksanaan Magang
a. Tahap Persiapan
Untuk pendaftaran Praktek Kerja Magang, para mahasiswa di haruskan mendaftarkan di jurusan Ilmu Administrasi dengan syarat yang di tentukan oleh pihak fakultas dan jurusan.
1. Lokasi PKM
Lokasi sesuai dengan hasil survey dari mahasiswa dan Tim dosen pembimbing magang dengan menyertakan surat permohonan. Dan lokasi perusahaan/ instansi yang dipilih harus sesuai dengan mata kuliah yang dipelajari dan mudah dijangkau dosen pembimbing magang.
2. Pembekalan PKM
Para mahasiswa mendapatkan pembekalan PKM di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik program studi Administrasi Bisnis.
b. Tahap Pelaksanaan :
a. Magang dilaksanakan selama 2 bulan
b. Magang dilaksanakan pada akhir semester
c. Pelaksanaan magang harus disesuaikan dengan TATIB yang telah ditentukan dalam SOP.
d. Aktifitas dan materi magang ditentukan oleh perusahaan/instansi yang bersangkutan namun tetap disesuaikan dengan usulan magang yang diajukan.
e. Pembimbingan diberikan oleh Dosen Pembimbing dan Pembimbing lapangan.
f. Mahasiswa magang wajib membuat dan melaporkan progress report yang dilakukan minimal 1 kali dalam seminggu kepada dosen pembimbing.
g. Pemantau pelaksana magang dilakukan oleh Tim magang terhadap progress report dan/atau aktifitas mahasiswa magang ditempat magang.

BAB III
PELAKSANAAN PKM

3.1 Nama Kegiatan
Magang Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Administrasi Program studi Administrasi Bisnis.

3.2 Waktu Pelaksanaan Magang
Kegiatan waktu pelaksanaan magang di mulai pada tanggal 5 Desember 2013 sampai dengan 5 Februari 2014 atau selama 2 bulan sesuai dengan ketentuan magang program studi Administrasi Bisnis.

3.3 Tempat Pelaksanaan Magang
Tempat pelaksanaan Magang dilaksanakan di PT. Bank Sulut

3.4 Pelaksana Magang
Nama : Srinly Astria Paat
NIM : 100812011
Program studi : Administrasi Bisnis
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

3.5 Metode Pengambilan Data
Cara atau metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan magang di PT. Bank Sulut adalah sebagai berikut :
1. Observasi atau pengamatan langsung dilapangan
2. Wawancara langsung dengan pendamping praktek lapangan dan para karyawan
3. Melakukan praktek langsung dengan membantu pekerjaan para karyawan
4. Melakukan studi pustaka yaitu dengan membandingkan antara literatur yang ada dengan kenyataan dilapangan

BAB IV
EVALUASI DAN KEGIATAN PKM

4.1. Sejarah singkat PT. Bank Sulut
PT. Bank Sulut (Bank) dahulu bernama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara didirikan dengan nama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Tengah berdasarkan Akte no. 88 tanggal 17 Maret 1961 oleh Raden Hadiwido, notaris pengganti dari Raden Kadiman, Notaris di Jakarta yang diperbaiki dengan Akte Perubahan Anggaran Dasar No. 22 tanggal 4 Agustus 1961 oleh Raden Kadiman Notaris di Jakarta dan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 46 tanggal 10 Oktober 1961 oleh Raden Hadiwido pengganti dari Raden Kadiman, notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan penetapan No. J.A.5/109/6 tanggal 13 Oktober 1961. Berdasarkan Undang-undang No. 13 tahun 1962 tentang ketentuan-ketentuan pokok Bank Pembangunan Daerah. Undang-undang no. 13 tahun 1964 tentang antara lain pembentukan propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara berubah menjadi Perusahaan Daerah Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara sesuai Peraturan Daerah tanggal 2 Juni 1964 berikut perubahan-perubahannya dan terakhir diubah berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara No. 1 tahun 1999 tentang perubahan bentuk badan hukum Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara No. 1 tahun 1999 tentang perubahan bentuk badan hukum Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara.
Sebagai perseroan terbatas maka pendirian Bank Sulut dilakukan dengan Akta No. 7 tanggal 14 April 1999 dibuat dihadapan Joanes Tommy Lasut, SH, notaris di Manado yang disahkan oleh Menteri Kehakiman R.I dengan Keputusan No. C-8296.HT.01.01.TH’99 tanggal 14 Mei 1999 dan telah diumumkan dalam Berita Negara R.I. No. 63 tanggal 6 Agustus 1999 dan Tambahan Berita Negara R.I. No. 4772. Modal Dasar ditetapkan sebesar Rp. 100 milyar dengan kepemilikan Daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota pemegang saham Seri A maksimum sebesar 55 % dan pemegang saham seri B bersama-sama dengan pihak ketiga termasuk koperasi maksimum sebesar 45 %. Saham-saham terbagi atas Saham Seri A sebanyak 550.000 nilai nominal @ Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dan Saham Seri B sebanyak 450.000 nilai niminal @ Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah). Perubahan bentuk badan hukum Bank Sulut tersebut merupakan tuntutan dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan mengikuti program rekapitalisasi perbankan karena Bank Sulut menghadapi risiko kewajiban pemenuhan modal minimum (KPPM) kurang dari 8 %.
Berdasarkan Peraturan Daerah No. 84 tahun 1998 tentang Program Rekapitalisasi Bank Umum, Surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. 135/KMK.017/1999 dan No. 32/17/KEP/GBI tanggal 9 April 1999, Bank Sulut telah menandatangani Perjanjian Rekapitalisasi. Tahun 2004 Pemerintah RI melalui Menteri Keuangan telah menjual kembali (divestasi) seluruh saham negara pada Bank Sulut berdasarkan Perjanjian Jual beli seluruh Saham Negara dan Pelunasan Obligasi Negara pada PT. Bank Sulut tanggal 30 Juni 2004.
Setelah Bank Sulut melepaskan diri dari program rekapitalisasi perbankan terjadi beberapa perubahan Anggaran Dasar berkaitan dengan perubahan susunan kepemilikan saham setelah divestasi saham negara, dan terakhir dengan peningkatan modal dasar dari Rp. 100 milyar menjadi Rp. 300 milyar yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. C-24640 HT.01.04.TH.2006 tanggal 23 Agustus 2006 telah diumumkan dalam Berita Negara RI tanggal 23 Oktober 2006 No. 85 Tambahan No. 11432/2006.

4.2. Visi dan Misi Perusahaan
V I S I
Menjadi perusahaan jasa perbankan yang profesional dan bertumbuh secara sehat.
M I S I
• Sebagai bank fokus yang berorientasi pada bisnis ritel
• Sebagai penggerak, pendorong laju perekonomian dan pembangunan daerah
• Memberikan kontribusi yang optimal kepada stakeholders.

4.3. Informasi Produk
Produk Dana Bank Sulut
I. Tabungan, terbagi atas :

Simpeda, adalah produk tabungan Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia. Adapun keunggalan Simpeda Bank Sulut adalah :
•Aman, karena Bank Sulut adalah bank daerah dengan komposisi pemegang saham terbesar adalah Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo;
•Bunga harian;
•Tingkat suku bunga bersaing;
•Tingkat suku bunga :
Saldo Rp. 0 s/d Rp. 250.000,- Suku bunga 0,50% (nol koma lima nol persen) p.a
Saldo Rp. 250.001,- s/d Rp. 1.000.000,- Suku bunga 2,50% (dua koma lima nol persen) p.a
Saldo Rp. 1000.001,- s/d Rp. 50.000.000,- Suku bunga 3,50% (tiga koma lima nol persen) p.a
Saldo Rp. 50.000.001,- s/d Rp. 1.000.000.000,- Suku bunga 4,50% (empat koma lima nol persen) p.a
Saldo > Rp. 1.000.000.000,- Suku bunga 5,00% (lima koma nol nol persen) p.a
• On line system, yaitu terkoneksi dengan seluruh jaringan kantor Bank Sulut dan seluruh Bank Pembangunan Daerah yang ada di seluruh Indonesia sehingga memudahkan Nasabah untuk melakukan transaksi penyetoran dan penarikan secara tunai;
• Dilengkapi dengan fasilitas kartu ATM sehingga mudah melakukan transaksi perbankan melalui mesin ATM Bank Sulut, mesin ATM yang berlogo ATM Bersama dan Bankcard;
• Dilengkapi dengan fasilitas SMS Banking yang dapat diakses dari operator telephone seluler Telkomsel dan Indosat melalui nomor 3654;
• Berhadiah lokal yang diundi 2 kali setahun, dimana untuk setiap kelipatan saldo Rp.100.000,- berhak memperoleh 1 nomor undian untuk diikutsertakan pada penarikan undian Simpeda enjoy Bank Sulut;
• Berhadiah nasional dengan total hadiah lebih dari Rp. 1 milyard.
• Untuk pembukaan rekening sangat mudah yaitu mengisi formulir permohonan permbukaan rekening tabungan dengan melampirkan fotocopy tanda pengenal yang masih berlaku dan setoran awal Rp.100.000,-.Setoran selanjutnya minimal Rp.10.000,-
Tabungan Bunaken adalah tabungan khusus bagi nasabah dan calon nasabah dengan bunga yang menarik dan fitur menarik lainnya.
Keistimewaan Tabungan Bunaken :
1. Aman dengan jaminan LPS
2. Suku Bunga bersaing
3. Diberikan fasilitas point Reward
4. Berhadiah Undian yang menarik
5. Dilengkapi Fitur dan fasilitas menarik lainnya
Tabanas PNS, adalah produk tabungan Bank Sulut hasil modifikasi dari tabungan gaji pegawai untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran ruang lingkup Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Tabunganku adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fitur Produk TabunganKu
Fitur produk TabunganKu dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Fitur Standard (Mandatory) adalah fitur produk TabunganKu yang harus diterapkan secara seragam oleh seluruh bank yang meluncurkan produk TabunganKu.
2. Fitur Customized (Optional) adalah fitur produk TabunganKu yang dapat dipilih untuk diterapkan oleh bank yang meluncurkan produk TabunganKu.

II. Deposito,
Adalah produk dana Bank Sulut yang bertujuan untuk menghimpun dana masyarakat untuk dikelola secara profesional dengan jangka waktu pencairan tersedia dalam beberapa pilihan yaitu 1, 3 6 dan 12 bulan. Adapun keunggulan Deposito Bank Sulut :
• Aman, karena Bank Sulut adalah bank daerah dengan komposisi pemegang saham terbesar adalah Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo;
• Tingkat suku bunga bersaing;
• Untuk pembukaan rekening :

1. Untuk Nasabah perorangan yaitu :
• Mengisi formulir aplikasi permohonan pembukaan rekening Deposito;
• Melampirkan fotocopy tanda pengenal yang masih berlaku;
• Setoran dana awal yang akan ditempatkan dalam bentuk deposito minimal sebesar Rp.1.000.000,-

2. Untuk Nasabah perusahaan yaitu :
• Mengisi formulir aplikasi permohonan pembukaan rekening Giro
• Melampirkan fotocopy tanda pengenal yang masih berlaku;
• Fotocopy NPWP
• Fotocopy Ijin perusahaan (TDP, SIUP, Akta Pendirian)
• Setoran dana awal yang akan ditempatkan dalam bentuk tabungan minimal sebesar Rp.1.000.000,-

III. Giro
Adalah produk dana Bank Sulut yang bertujuan untuk menghimpun dana masyarakat untuk dikelola secara profesional.
Adapun keunggalan Giro Bank Sulut adalah :
• Aman, karena Bank Sulut adalah bank daerah dengan komposisi pemegang saham terbesar adalah Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo;
• Bunga harian berdasarkan saldo terendah;
• Tingkat suku bunga bersaing;
• Tingkat suku bunga 3%;
• On line system, yaitu terkoneksi dengan seluruh jaringan kantor Bank Sulut sehingga memudahkan Nasabah untuk melakukan transaksi penyetoran dan penarikan secara tunai;
• Untuk pembukaan rekening :
1. Untuk Nasabah perorangan yaitu :
• Mengisi formulir aplikasi permohonan pembukaan rekening Giro;
• Melampirkan fotocopy tanda pengenal yang masih berlaku;
• Setoran dana awal yang akan ditempatkan dalam bentuk giro minimal sebesar Rp.1.000.000,-
2. Untuk Nasabah perusahaan yaitu :
• Mengisi formulir aplikasi permohonan pembukaan rekening Giro
• Melampirkan fotocopy tanda pengenal yang masih berlaku;
• Fotocopy NPWP
• Fotocopy Ijin perusahaan (TDP, SIUP, Akta Pendirian)
• Setoran dana awal yang akan ditempatkan dalam bentuk giro minimal sebesar Rp.1.000.000,-

Kredit Bank Sulut
Jenis layanan kredit Bank Sulut
• Kredit Modal Kerja – Working Capital loan
• Kredit Investasi – Investment loan
• Kredit Usaha Kecil Modal Kerja – Small Business loan
• Pinjaman Rekening Koran – Current Account loan
• Kredit Pegawai Penghasilan Tetap (KPPT) – Pegawai Employee with fixed salary loan
• Kredit Pemilikan Rumah (KPR) – House Ownership loan (KPR)
• Kredit Usaha Rakyat (KUR)
• Kredit Usaha Rakyat Mikro
• Kredit Usaha Rakyat Retail
• Kredit Mikro
• Kredit Mitra Usaha

Obligasi
Obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh suatu lembaga dengan nilai nominal (nilai pari/par value) dan waktu jatuh tempo tertentu. Penerbit obligasi bisa perusahaan swasta, BUMN, atau pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.
Bank Sulut pada tahun 2010 telah mengeluarkan 2 jenis Obligasi yaitu:
1. Obligasi Bank Sulut IV Tahun 2010 Dengan Tingkat Bunga Tetap
Nilai Emisi Rp390.000.000.000,-
Tingkat Bunga Tetap 12,00% per tahun
Tanggal Penerbitan 9 April 2010
Jatuh Tempo 9 April 2015
Pembayaran Bunga setiap 3 (tiga) bulan
Hasil Pemeringkatan idA- (Single A Minus; Stable Outlook) dari PT Pefindo
Wali Amanat PT Bank Mega Tbk

2. Obligasi Subordinasi Bank Sulut I Tahun 2010 Dengan Tingkat Bunga Tetap
Nilai Emisi Rp10.000.000.000,-
Tingkat Bunga Tetap 12,20% per tahun
Tanggal Penerbitan 9 April 2010
Jatuh Tempo 9 April 2015
Pembayaran Bunga setiap 3 (tiga) bulan
Hasil Pemeringkatan idBBB+ (Triple B Plus; Stable Outlook) dari PT Pefindo
Wali Amanat PT Bank Mega Tbk

Jenis Layanan
Jenis Layanan – Type of Service :
• Automatic Teller Machine (ATM)
• SMS Banking
• Bank Indenesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS)
• Bank Indonesia Scripless Securities Settlement (BI-SSS)
• Modul Penerimaan Negara (MPN)
• Kiriman Uang / Money Transfer
• Safe Deposit Box
• Bank Guarantee

4.4. Struktur Organisasi
Dalam suatu unit usaha perlu ada organisasi sebagai alat dari badan atau kelompok manusia yang bekerja sama untuk mewujudkan rencana berdasarkan sifat pengawasan. Selanjutnya organisasi itu harus diatur sedemikian rupa sehingga menjadi susunan atau struktur yang mengatur garis komando operasional dan menjadi kerangka untuk mewujudkan pola kerja sama maupun tanggung jawab masing-masing bagian.
Struktur organisasi PT. Bank Sulut, dapat dipahami sebagai pola hubungan yang menyatakan fungsi aktifitas maupun tanggung jawab dan wewenang dari berbagai unsur organisasi pada tingkatan yang berbeda di PT. Bank Sulut. Untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang pola hubungan tersebut tercermin dalam bagan organisasi berikut ini.

Struktur organisasi PT. Bank Sulut

4.5. Evaluasi Kegiatan PKM
Selama penulis melaksanakan PKM selama 2 bulan di PT. Bank Sulut, penulis mendapatkan banyak pengetahuan tentang dunia kerja khususnya dalam hal Administrasi (Kesekretariatan). Dan penulis mendapatkan kesempatan untuk mengetahui cara kerja pada perusahaan tersebut.
Struktur kerja pada PT. Bank Sulut sangatlah terarah karena semua staf/karyawan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan desk job masing-masing dalam mengatur strategi bisnis dalam usaha pencapaian target.
Keberhasilan itu tidak lepas dari pemimpin. Apakah pemimpin tersebut mampu mengarahkan karyawannya agar dapat bekerja dengan baik, apakah pemimpin dapat memberikan masukan yang membangun dan apakah pemimpinnya menggunakan wewenangnya dengan baik. Dan yang penulis temukan sesuai dengan harapan, dimana para pemimpin yang ada di PT. Bank Sulut merupakan pemimpin yang bertanggung jawab, berwibawa, sehingga dia dapat mengkoordinasi para bawahan-bawahannya dan selalu dapat bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Setelah mengikuti Praktek Kerja Magang (PKM) sekaligus penulis melakukan penelitian guna kelengkapan data untuk Skripsi yang berlanggsung selama 2 bulan di PT. Bank Sulut penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
1. PT. Bank Sulut
Praktek kerja magang magang merupakan kegiatan pelatihan yang baik bagi mahasiswa guna menunjang kegiatan belajar di Universitas dan membuka wawasan bagi para mahasiswa tentang dunia kerja. Sehingga setelah lepas dari ikatan akademik di perguruan tinggi, mahasiswa bisa memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari masa pendidikan dan dalam praktek kerja yang telah dilaksanakan. Bagi penulis kegiatan ini sangat bermanfaat sekali karena kegiatan PKM ini dapat melatih keuletan dalam bekerja sebelum terjun ke dunia kerja yang sebenarnya.

DAFTAR PUSTAKA

Buku Pedoman PKM, 2012, Program Studi Administrasi Bisnis Fisip Unsrat, Manado.

http://www.banksulut.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: